Pengertian demokrasi yang paling sederhana , adalah
Kekuasaan dari rakyat oleh dan untuk rakyat. Kata bapak demokrasi ARIS TOTELES. Saya tidak akan membahas lebih
mendalam pengertian tersebut,karena iti tugasnya anak sekolah. Pada abad modern
ini AMERIKA SRIKAT dijadikan kiblat demokrasi. Satu hal yang selama ini terjadi
adalah,invasi besar besaran tentara paman sam terhadap Negara yang menentang
system tata Negara selain demokrasi, dengan dalih pelanggaran HAM. Ada apakah
gerangan dibalik itu semua ?. Diperlukan pengkajian yang lebih mendalam .
Sampailah kiranya pada tujuan tulisan saya ini. Yaitu
pengkajian terhadap keberhasilan penerapan system ketatanegaraan yang selama
ini kita anut. Ada baiknya bila kita cermati situasi dan kondisi social politik
pada saat ini. Ditinjau dari segi ekonomi memang saat ini jauh berbeda dari
masa beberapa tahun kebelakang . Dahulu spedah itu mewah, sekarang speda motor
tiap rumah.
Dulu
Sarana hiburan hanya radio sederhana, kini PONSEL hamper setiap orang punya
Dulu
orang makan nasi sehari sekali sisanya tiwul,sekarang nasi malah dibuang
percuma
Malah
ada disuatu daerah nasi dipakai sarana tawuran.
Sungguh kemajuan jaman yang amat pesat. Namun rasanya masih
ada yang kurang bila mendengar satu daerah ada yang ingin pisah dari NKRI. Atau
malah yang paling menyakitkan, ketika Kita diinjak-injak oleh saudara serumpun
kita MALAYSIA. Lantas dimana martabat bangsa Kita. Jangan salah kan mereka
,lebih baik koreksi diri kita sendiri. Apa yang salah ya ?.
Ratusan ribu warga Negara kita mengais rizki diluar negri (
TKI ). Satu hal yang memilukan bila satu Negara tidak mampu menyediakan
plapangan kerja bagi rakyat nya. Walaupun hanya sebatas jadi pembantu rumah
tangga.
Berjubelnya para sarjana yang mendaptar CPNS. Satu contoh
didaerah saya tinggal KABUPATEN KUNINGAN, setiap tahun tidak kurang dari 5000
orang mendaptar CPNS. Lalu dimana mental wira usaha mereka, Rupanya Indonesia kini kembali kejaman PEODALISME,
Darah Biru, Abdi Priyayi.
Kalau masalah korupsi gak usah di bahas lagi , Kita
jawaranya.
Itukah
yang dinamakan hasil
“repormasi”.Keagungan Demokrasi serta kebebasan HAM. Bila ditanya salah siapa ?...
Pada
intinya Demokrasi ala AMERIKA using di bumipertiwi kita ini.
Jangan
ngoceh melulu , solusinya dong….?
1. Menunggu
Artinya kita
berharap lahir nya kembali sosok MAHA PATIH GAJAHMADA, yang mampu mempersatukan
bumi nusantara. Atau yang lebih dikenal sebutan SATRIA PININGIT.
Mudah
mudahan aja
2.
Kembali kejaman Orde Baru
Untuk tindakan gawat darurat diperlukan
suatu maneuver politik. Carilah seorng figure pemimpin yang mampu bertindak
semacam Pimpinan orde baru. Serang dictator keras dan tegas dalam mengambil
tindakan. Siapakah dia ? tunggu
kemunculanya Th 2014 . silahkan anda
yang menentukan.
3.
Harapan ahir jaman
Maksudnya adalah menunggu perubahan politik
global. Sebagaimana yang dijanjikan oleh ALLAH SWT bahwa akan muncul seorang
pemimpin dunia yang akan membawa kedamaian dan memimpin umat islam menegakan
syariat agama ALLAH menuju tatanan dunia yang “baldatun thoyibun warobbun
ghofur”. Amiin yarobbal alamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar